Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi

Apuk Idris, Baru Dilantik Jadi Ketua PP Pukul Wakil Rakyat

H Apuk: Pemukulan Hanya Sebagai TeguranKab Bekasi, sejumlah kalangan menilai Apuk Idris tidak pantas memimpin Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bekasi dan perlu ditinjau kembali oleh Ketua Umum Pusat Pemuda Pancasila. Kenapa tidak. Baru saja Apuk dilantik jadi Ketua, sudah berbuat ulah, berurusan dengan hukum atas tindakan kriminal diduga kuat menganiaya anggota DPRD Kabupaten Bekasi Sobaranto. 

Ironisnya, dalam pidato sambutan pelantikannya, Apuk Indris mengajak PP supaya jangan mengedepankan gaya arogansi. Aneh bin ajaib. Koq bisa iya, ucapanya bertentangan dengan prilaku dia sendiri, yang dinilai telah arogan.  Itu namanya “lempar batu sembuyi tangan.

Kutipan sambutan pelantikan Apuk, mengatakan, Pemuda Pancasila jangan mengedepankan gaya arogansi dan premanisme, walaupun dulu orang pernah mengatakan kalau PP identik dengan premanisme, maka kini harus mampu menunjukan kepada masyarakat jika Ormas Pemuda Pancasila mampu berbuat demi pembangunan secara umum di Kabupaten Bekasi demi kesejahteraan masyarakat bahkan PP harus ikut aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing, katanya saat itu.

Menanggapi tuduhan menganiaya anggota DPRD,  Apuk Idris menegaskan, pemukulan kepada salah seorang anggota dewan Partai Golkar Sabaranto, yang dilakukannya kemarin, Kamis (17/03) sore, adalah sebuah teguran saja dan tidak ada motif apapun, ujarnya mengakui kepada sejumlah wartawan.

“Itu hanya bentuk teguran dari yang tua kepada yang muda saja, tidak ada maksud lain selain itu,” terangnya di depan sejumlah wartawan media elektronik dan media cetak,  saat konferensi pers yang digelar di Kantor Gabungan Pengusaha Konstruksi Seluruh Indonesia (Gapensi), Ruko Amsterdame Blok F No.29 Cikarang Pusat, Jumat (18/03) sore.

Wakil Rakyat, Sabaranto dari Fraksi Golkar mengaku dipukul Apuk Idris yang baru terpilih, Kamis (17/3). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 di depan kantor DPD Golkar Kabupaten Bekasi di pertokoan Deltamas, Cikarang Pusat. Tak terima dengan perlakuan Apuk, Sabar langsung melaporkan tindakan Apuk Idris ke Polresta Bekasi.

Sebelum ke Polres, Sabaranto melakukan visum di RSUD Cibitung sekitar pukul 18.00 ditemani beberapa anggota DPD Golkar Kabupaten Bekasi.

“Benar saya dipukul. Sekarang saya lagi visum di RSUD Cibitung, ini untuk mendukung laporan ke Polres. Sebentar saya visum dulu, nanti saya hubungi,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan.

Sekitar pukul 19.10, Sabaranto mengaku melapor ke Polresta Bekasi. “Sekarang saya sudah di Polres, lagi laporan. Ini hasil visum saya pegang. Biar berjalan saja hukum ini. Nanti hubungi saya lagi ya,” katanya lagi kembali menutup teleponnya.( tim/red)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s